Millenial bersikap : Krisis Evaluasi diri,Trend kawula muda kala pandemi !!
Sebenarnya banyak sekali permasalan yang ada disekitar apabila kita membuka mata hati dan rasa kepeduliaan.Isu lingkungan,isu sosial,isu ekonomi,dan lainnya dapat kita telusuri hanya dalam waktu 30 detik bermodalkan jempol dan gawai.Berbagai informasi dapat diakses dengan mudah didepan mata kita,pun dengan mengikuti trend yang ada sekarang.Pasalnya, Trend yang ada sekarang akan menjadi boomerang jika tidak direspon dengan bijak.
Tahukah kamu Generasi Z merupakan julukan yang diberikan untuk orang yang lahir tahun 1995-2010. Generasi ini juga seringkali memiliki julukan lain yaitu iGen,Yapp...internet Generation. Selamat bagi kalian tahun kelahiran 1995 keatas karena paling tidak sejak remaja,Smartphone dan internet telah mengisi ruang di kehidupan kalian.
Adanya
pandemi covid-19 tentu saja membuahkan terjadinya mobilitas sosial pada seluruh
elemen masyarakat.Semua serba WFH atau Work
from Heart,Eh maksudnya Work from
home (xixixi).pastinya bagi pelajar ataupun karyawan yang kerjanya dikantor
atau profesi yang memiliki mobilisasi terjadwal akan terjadi Time Shocking (Maksud:waktu kaget).Mulai
dari Jadwal sampai kebiasaan semuanya berubah.Pernah kebayang kah sebelumnya berkegiatan
total dirumah,Nggak kenal yang namanya jadwal kerja,bahkan yang paling Shock
adalah Nggak bisa bedain kapan Weekday
dan kapan Weekend.Jujur aja saya
pernah merasakan itu diawal-awal psbb,Adakah yang sama??
Dimulai
Bulan maret 2020 karena sudah terkonfirmasi 2 orang terkena covid-19 di suatu
kota maka hampir semua daerah
menerapkan kebijakan PSBB untuk
menurunkan kurva penyebaran covid-19. Semua kegiatan Fisik yang bersifat
Offline beralih menjadi kegiatan Online.Transisi ini tentu saja berdampak pada
Gen-Z juga. Aktivitas pembelajaran sekolah/ngampus,Berorganisasi,Hangout atau
nongkrongpun semuanya From home.hingga muncul istilah-istilah baru atas
fenomena ini misal Dari(dalam jaringan),Luring(Luar jaringan),Kulon (kuliah
online),dan masih banyak lagi.
Namun,kenyataanya
Gen Z dapat dengan cepat dan mudah beradaptasi karena meraka seolah sudah
dibekali kemampuan teknologi secara alamiah atau sejak lahir. yukk kita simak
beberapa sikap millenial yang perlu dibangun untuk menjunjung tinggi Kesatuan
dan kemajuan bangsa ini :
1. Caution
!!! The internet and Social media can killing you Softly
Media sosial dan internet nampaknya
sudah bukan hal yang asing ditelinga masyarakat lintas generasi.Fyi,Menurut Asosiasi
pengguna jasa internet indonesia/APJII pada tahun 2018,pengguna internet di
indonesia berasal dari kelompok usia muda (19-34 tahun) dengan jumlah sekitar
49,52 % dari total pengguna,dan menariknya lagi mahasiswa merupakan populasi
terbesar dalam rentangan usia muda.
Hmmm...Angka yang cukup positif
bukan ?? Kalau kita perhatikan dari angka itu ,justru ini menjadi hal yang
positif apalagi sebagian besar dari rentang usia tersebut sudah menggunakan
social media seperti Whatsapp,Instagram,Facebook,Twitter dan lain-lain. Bagi
kita generasi muda sudah sepatutnya untuk bijak dalam menggunakan social
media,bisa untuk berkreatifitas atau platform untuk mengoptimalkan bisnis
dikala pandemi ini.Sebaliknya,ketidakbijakan dalam penggunaan media sosial akan
menjadi trend yang negatif bagi generasi kita,bukannya untuk hal yang positif
serta produktif malah hanya untuk sarana hiburan semata lebih parahnya lagi
sebagai sarana perjulid-an,but It’s Your call...
Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. al-Hujarat ayat 11 yaitu
2. The
power of Habit
Kenapa sih kebiasaan bisa
mempengaruhi masa depan?
Nah,mungkin masih ada saja dari
kalangan kawula yang belum menyadari atau sudah tahu tapi belum peduli atas pentingnya
mengolah waktu dengan baik.Kebiasaan yang positif akan menjadi suatu bekal
dalam mengkontruksi kerangka kehidupan yang keropos,kebiasaan akan membentuk
suatu budaya bagi diri sendiri ataupun lingkungan sekitar.Kebiasaan yang buruk
akan menjadi suatu kekurangan,hal ini menyebabkan dia tidak bisa berpartisipasi
dalam proses penyemenan fondasi apabila terdapat keretakan atau kekurangan
disekitarnya.
Apasih itu yang dinamakan kegiatan
positif ?
Positif dan negatif merupakan hal yang relatif tergantung kondisi atau kebutuhan diri atau lingkungannya,Hal ini terbentuk karena pola pikir yang diturunkan oleh orangtua ataupun nilai-nilai seperti moral yang tidak tertulis akibat didikan yang diturunkan oleh orangtuanya atau guru-gurunya.Pada umumnya nilai-nilai positif dan negatif dapat digambarkan secara universal.Seperti kegiatan membaca buku,berkebun,membersihkan rumah termasuk keigatan positif sedangkan bermain games,menonton sinetron termasuk kegiatan negatif.Walaupun sebenarnya bisa saja bermain games dapat menjadi kegiatan yang bernilai positif jika tujuannya untuk menghasilkan uang,mempelajari sejarah,mempelajari sistem ,dll.
Rasulullah Saw pernah bersabda
kepada seorang laki-laki dan menasehatinya :
اغْتَنِمْ
خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ،
وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ، وَحَيَاتِكَ قَبْلَ
مَوْتِكَ
“Jagalah lima perkara sebelum (datang) lima perkara (lainnya).Mudamu
sebelum masa tuamu,sehatmu sebelum sakitmu,kayamu sebelum miskinmu,Waktu
luangmu sebelum sibukmu dan hidupmu sebelum matimu.” (HR.Nasai dan
Baihaqi).
Apasih contoh kebiasaan yang dapat
dinilai produktif dan yang orang sukses lakukan ?
Berdasarkan riset banyak sekali kegiatan
yang bisa dikatakan produktif atau disesuaikan bidang dan
passion-mu.Namun,investasi waktu terbanyak yang orang sukses lakukan ialah
memperbaiki diri,meditasi dan Membaca,yapp..betul sekali dapat membaca
buku,berita,jurnal atau apasaja yang mengisi cakrawala berpikir mereka.Sungguh
miris sekali minat membaca di indonesia masih sangat rendah dengan rasio
perbandingan 1:1000. Tapikan masyarakat indonesia juga rutin membaca melalui Gawai
masing-masing,hehehe.Iya,betul sekali masyarakat indonesia menatap layar minimal
6 jam perhari untuk komunikasi dan bermedia sosial dalam rangka hiburan ,tapi
survey yang dimaksud adalah membaca buku,berita,jurnal dan sejenisnya. padahal
membaca memiliki banyak manfaat selain menambah wawasan juga dapat melatih hati
kita agar terus peduli terhadap sekitar dan mencegah penyakit alzhemeir.
Saya mencoba meriset kebiasaan Triliyuner,Sebut saja Ellon musk,CEO tesla ini dapat menghabiskan waktu 10 jam/hari unutk bisa membaca novel Sci-fi.Dari sini dia mendapatkan ide-ide untuk produk tesla,seperti mobil terbang.Kemudian siapa yang tidak kenal dengan Bill Gates,Pendiri microsoft ini paling tidak membaca satu buku dalam sehari,dan 50 buku dalam setahun.Dari dalam negeri yaitu Presiden RI pertama yaitu Bung karno,Sang proklamator ini merupakan pembaca buku sejati,Makanya tidak mengherankan bila orasinya yang menggebu-gebu terkandung kata-kata yang teratur,indah dan dikagumi,hal itu tidak akan mungkin keluar apabila tidak memiliki preferensi bacaan yang luas.Serta banyak lagi contoh tokoh-tokoh pembaca buku dan pembelajar sejati seperti Bung hatta,B.J Habibie,Che-Guevara,dan masih banyak yang lainnya...
Marilah kita mulai bangun
kebudayaan membaca berpaapun umurnya,dimanapun,kapanpun,bacaan apapun selama
positif. Bacalah buku apasaja mengenai Agama,IPTEK,Seni,Pengembangan
diri,Bisnis dan masih banyak lagi.
3.
The
philosophy of yin and yang
Yin-Yang disimbolkan dengan 2 unsur
yang berbeda,Terdapat titik hitam dari yin pada bagian putih dan terdapat titik
putih dari yang pada bagian hitam.Mereka selalu memberikan keseimbangan satu
sama lain walaupun terdapat perbedaan,Tetapi merak tidak selalu bertentangan
satu sama lain. Dalam kehidupan pastilah ada Yin-Yang namun yang perlu di
perhatikan bagaimakah cara kita untuk menyeimbangakan hal tersebut?
Kita memahami Diri,yapp...Kekurangan
dan kelebihan diri kita.Menyadari kekurangan bukanlah menjadikan kita kecil dan
lantas Insecure.justru,hal ini
haruslah membuat diri kita bermuhasabah dan memperbaiki kekurangan kita.
Keseimbangan IQ,EQ dan ESQ juga
merupakan salah satu dari sekian banyak parameter unutk menyelaraskan unsur
yang ada dalam diri kita dengan komponen alam lainnya.Kita harus dapat
menyelaraskan Perkembangan Iptek yang tinggi dengan individu yang berakhlakul
kharimah atau memiliki moral.
Hal lain yang perlu kita sadari
adalah perbedaan merupakan suatu rahmat yang diberikan Oleh ALLAH SWT kepada
Bani Adam.Cermatilah dan pelajarilah apa yang menjadi perbedaan diantara para
manusia sehingga membentuk keselarasan untuk mengisi antara satu sama lain.
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Hujurat ayat 13
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ
مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا
ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ
خَبِيْرٌ
Artinya : “ Wahai manusia!sungguh,kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan,Kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesusngguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh,Allah maha mengetahui,Mahateliti ’’
Menurut
tafsir syaikh prof.Dr.Wahbah az-Zuhaili,pakar fiqih dan tafsir negeri suriah
yaitu Ketahuilah wahai orang-orang yang beriman bahwasanya AKU (kata Allah),
menciptakan kalian dari bapak yang satu yaitu Adam dan dari ibu yang satu yaitu
Hawa, maka tidak ada pengutamaan satu sama lain diantara kalian dalam urusan
nasab atau rupa atau fisik, dan Allah menjadikan kalian bersuku-suku dan
berkabilah-kabilah, maka sebagian dari kamu mengetahui atas sebagian yang lain
atas keutamaan (kalian), dan kalian mengetahui nasabnya untuk menyambungkan
nasab di antara kalian serta untuk saling tolong menolong di atas kebaikan dan
ketakwaan. Dan dapat dipahami atas hal ini bahwasanya Allah menjadikan kalian
suku-suku dan berkabilah-kabilah agar dapat saling mengenal, dan tidak untuk
saling meninggalkan atau saling berbangga diri satu sama lain. Kemudian Allah
menjelaskan bahwasanya manusia yang mulia dan terhormat serta tinggi derajatnya
di sisi Allah mereka adalah orang-orang yang bertakwa dan diampuni. Sungguh
Allah mengetahui keadaan kalian dan mengetahui orang-orang yang bertakwa di
antara kalian dan yang terbaik di antara kalian.
Hmmm....Tulisan
diatas bukan semata-mata goresan pena semata melainkan studi kasus yang berada
di sekitar kita atau pelajaran dari orang-orang yang telah melewati perjalanan
menuju kesuksesan,Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi saya maupun kamu
yang sedang/telah membaca tulisan ini hingga selesai......
Salam,
Emil
Rahim
02/02/2021
Referensi:
-
Al-Quran
-
https://tafsirweb.com/9783-quran-surat-al-hujurat-ayat-13.html
-
https://www.membacacepat.com/artikel/kebiasaan-baca-orang-sukses

Mantap mas, sangat mengispirasi, lanjutkan mas
BalasHapusTerimakasih Hendra,Semoga Bermanfaat ya...
HapusMantapss kang Emil..👍🏼👍🏼 teruslah berkarya..💪🏼
BalasHapus