Millenial bersikap : Krisis Evaluasi diri,Trend kawula muda kala pandemi !!


Sebenarnya banyak sekali permasalan yang ada disekitar apabila kita membuka mata hati dan rasa kepeduliaan.Isu lingkungan,isu sosial,isu ekonomi,dan lainnya dapat kita telusuri hanya dalam waktu 30 detik bermodalkan jempol dan gawai.Berbagai informasi dapat diakses dengan mudah didepan mata kita,pun dengan mengikuti trend yang ada sekarang.Pasalnya, Trend yang ada sekarang akan menjadi boomerang jika tidak direspon dengan bijak.


Source by http://mediasiar.com/wp-content/uploads/2018/10/generasi-z.jpg

Tahukah kamu Generasi Z merupakan julukan yang diberikan untuk orang yang lahir tahun 1995-2010. Generasi ini juga seringkali memiliki julukan lain yaitu iGen,Yapp...internet Generation. Selamat bagi kalian tahun kelahiran 1995 keatas karena paling tidak sejak remaja,Smartphone dan internet telah mengisi ruang di kehidupan kalian.

 

Adanya pandemi covid-19 tentu saja membuahkan terjadinya mobilitas sosial pada seluruh elemen masyarakat.Semua serba WFH atau Work from Heart,Eh maksudnya Work from home (xixixi).pastinya bagi pelajar ataupun karyawan yang kerjanya dikantor atau profesi yang memiliki mobilisasi terjadwal akan terjadi Time Shocking (Maksud:waktu kaget).Mulai dari Jadwal sampai kebiasaan semuanya berubah.Pernah kebayang kah sebelumnya berkegiatan total dirumah,Nggak kenal yang namanya jadwal kerja,bahkan yang paling Shock adalah Nggak bisa bedain kapan Weekday dan kapan Weekend.Jujur aja saya pernah merasakan itu diawal-awal psbb,Adakah yang sama??

Dimulai Bulan maret 2020 karena sudah terkonfirmasi 2 orang terkena covid-19 di suatu kota  maka hampir semua daerah menerapkan  kebijakan PSBB untuk menurunkan kurva penyebaran covid-19. Semua kegiatan Fisik yang bersifat Offline beralih menjadi kegiatan Online.Transisi ini tentu saja berdampak pada Gen-Z juga. Aktivitas pembelajaran sekolah/ngampus,Berorganisasi,Hangout atau nongkrongpun semuanya From home.hingga muncul istilah-istilah baru atas fenomena ini misal Dari(dalam jaringan),Luring(Luar jaringan),Kulon (kuliah online),dan masih banyak lagi.

Namun,kenyataanya Gen Z dapat dengan cepat dan mudah beradaptasi karena meraka seolah sudah dibekali kemampuan teknologi secara alamiah atau sejak lahir. yukk kita simak beberapa sikap millenial yang perlu dibangun untuk menjunjung tinggi Kesatuan dan kemajuan bangsa ini :

1.  Caution !!! The internet and Social media can killing you Softly

Media sosial dan internet nampaknya sudah bukan hal yang asing ditelinga masyarakat lintas generasi.Fyi,Menurut Asosiasi pengguna jasa internet indonesia/APJII pada tahun 2018,pengguna internet di indonesia berasal dari kelompok usia muda (19-34 tahun) dengan jumlah sekitar 49,52 % dari total pengguna,dan menariknya lagi mahasiswa merupakan populasi terbesar dalam rentangan usia muda.

Hmmm...Angka yang cukup positif bukan ?? Kalau kita perhatikan dari angka itu ,justru ini menjadi hal yang positif apalagi sebagian besar dari rentang usia tersebut sudah menggunakan social media seperti Whatsapp,Instagram,Facebook,Twitter dan lain-lain. Bagi kita generasi muda sudah sepatutnya untuk bijak dalam menggunakan social media,bisa untuk berkreatifitas atau platform untuk mengoptimalkan bisnis dikala pandemi ini.Sebaliknya,ketidakbijakan dalam penggunaan media sosial akan menjadi trend yang negatif bagi generasi kita,bukannya untuk hal yang positif serta produktif malah hanya untuk sarana hiburan semata lebih parahnya lagi sebagai sarana perjulid-an,but It’s Your call...

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. al-Hujarat ayat 11 yaitu 

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) bisa jadi perempuan (yang diolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kalian saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fisik) setelah beriman. Dan bagi siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. al-Hujarat ayat 11)

2.      The power of Habit

Kenapa sih kebiasaan bisa mempengaruhi masa depan?

Nah,mungkin masih ada saja dari kalangan kawula yang belum menyadari atau sudah tahu tapi belum peduli atas pentingnya mengolah waktu dengan baik.Kebiasaan yang positif akan menjadi suatu bekal dalam mengkontruksi kerangka kehidupan yang keropos,kebiasaan akan membentuk suatu budaya bagi diri sendiri ataupun lingkungan sekitar.Kebiasaan yang buruk akan menjadi suatu kekurangan,hal ini menyebabkan dia tidak bisa berpartisipasi dalam proses penyemenan fondasi apabila terdapat keretakan atau kekurangan disekitarnya.

Apasih itu yang dinamakan kegiatan positif ?

Positif dan negatif merupakan hal yang relatif tergantung kondisi atau kebutuhan diri atau lingkungannya,Hal ini terbentuk karena pola pikir yang diturunkan oleh orangtua ataupun nilai-nilai seperti moral yang tidak tertulis akibat didikan yang diturunkan oleh orangtuanya atau guru-gurunya.Pada umumnya nilai-nilai positif dan negatif dapat digambarkan secara universal.Seperti kegiatan membaca buku,berkebun,membersihkan rumah termasuk keigatan positif sedangkan bermain games,menonton sinetron termasuk kegiatan negatif.Walaupun sebenarnya bisa saja bermain games dapat menjadi kegiatan yang bernilai positif jika tujuannya untuk menghasilkan uang,mempelajari sejarah,mempelajari sistem ,dll.

Rasulullah Saw pernah bersabda kepada seorang laki-laki dan menasehatinya :

اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ، وَحَيَاتِكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

Jagalah lima perkara sebelum (datang) lima perkara (lainnya).Mudamu sebelum masa tuamu,sehatmu sebelum sakitmu,kayamu sebelum miskinmu,Waktu luangmu sebelum sibukmu dan hidupmu sebelum matimu.” (HR.Nasai dan Baihaqi).

Apasih contoh kebiasaan yang dapat dinilai produktif dan yang orang sukses lakukan ?

Berdasarkan riset banyak sekali kegiatan yang bisa dikatakan produktif atau disesuaikan bidang dan passion-mu.Namun,investasi waktu terbanyak yang orang sukses lakukan ialah memperbaiki diri,meditasi dan Membaca,yapp..betul sekali dapat membaca buku,berita,jurnal atau apasaja yang mengisi cakrawala berpikir mereka.Sungguh miris sekali minat membaca di indonesia masih sangat rendah dengan rasio perbandingan 1:1000. Tapikan masyarakat indonesia juga rutin membaca melalui Gawai masing-masing,hehehe.Iya,betul sekali masyarakat indonesia menatap layar minimal 6 jam perhari untuk komunikasi dan bermedia sosial dalam rangka hiburan ,tapi survey yang dimaksud adalah membaca buku,berita,jurnal dan sejenisnya. padahal membaca memiliki banyak manfaat selain menambah wawasan juga dapat melatih hati kita agar terus peduli terhadap sekitar dan mencegah penyakit alzhemeir. 

Saya mencoba meriset kebiasaan Triliyuner,Sebut saja Ellon musk,CEO tesla ini dapat menghabiskan waktu 10 jam/hari unutk bisa membaca novel Sci-fi.Dari sini dia mendapatkan ide-ide untuk produk tesla,seperti mobil terbang.Kemudian siapa yang tidak kenal dengan Bill Gates,Pendiri microsoft ini paling tidak membaca satu buku dalam sehari,dan 50 buku dalam setahun.Dari dalam negeri yaitu Presiden RI pertama yaitu Bung karno,Sang proklamator ini merupakan pembaca buku sejati,Makanya tidak mengherankan bila orasinya yang menggebu-gebu terkandung kata-kata yang teratur,indah dan dikagumi,hal itu tidak akan mungkin keluar apabila tidak memiliki preferensi bacaan yang luas.Serta banyak lagi contoh tokoh-tokoh pembaca buku dan pembelajar sejati seperti Bung hatta,B.J Habibie,Che-Guevara,dan masih banyak yang lainnya...

Jadi, janganlah malu apabila kita disebut Kutu buku,Sok Pintar,Sok alim dan sebagainya karena tujuan kita adalah untuk memperbaiki diri dan hakikatnya pembaca sejati akan menjadi Calon orang besar dalam peradaban.Malulah jika kita disebut Sok Nakal,Sok bandel,Dan label negatif lainnya

Marilah kita mulai bangun kebudayaan membaca berpaapun umurnya,dimanapun,kapanpun,bacaan apapun selama positif. Bacalah buku apasaja mengenai Agama,IPTEK,Seni,Pengembangan diri,Bisnis dan masih banyak lagi.

3.      The philosophy of yin and yang

Yin-Yang disimbolkan dengan 2 unsur yang berbeda,Terdapat titik hitam dari yin pada bagian putih dan terdapat titik putih dari yang pada bagian hitam.Mereka selalu memberikan keseimbangan satu sama lain walaupun terdapat perbedaan,Tetapi merak tidak selalu bertentangan satu sama lain. Dalam kehidupan pastilah ada Yin-Yang namun yang perlu di perhatikan bagaimakah cara kita untuk menyeimbangakan hal tersebut?

Kita memahami Diri,yapp...Kekurangan dan kelebihan diri kita.Menyadari kekurangan bukanlah menjadikan kita kecil dan lantas Insecure.justru,hal ini haruslah membuat diri kita bermuhasabah dan memperbaiki kekurangan kita.

Keseimbangan IQ,EQ dan ESQ juga merupakan salah satu dari sekian banyak parameter unutk menyelaraskan unsur yang ada dalam diri kita dengan komponen alam lainnya.Kita harus dapat menyelaraskan Perkembangan Iptek yang tinggi dengan individu yang berakhlakul kharimah atau memiliki moral.

Hal lain yang perlu kita sadari adalah perbedaan merupakan suatu rahmat yang diberikan Oleh ALLAH SWT kepada Bani Adam.Cermatilah dan pelajarilah apa yang menjadi perbedaan diantara para manusia sehingga membentuk keselarasan untuk mengisi antara satu sama lain.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Hujurat ayat 13

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Artinya : “ Wahai manusia!sungguh,kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan,Kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesusngguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh,Allah maha mengetahui,Mahateliti ’’

Menurut tafsir syaikh prof.Dr.Wahbah az-Zuhaili,pakar fiqih dan tafsir negeri suriah yaitu Ketahuilah wahai orang-orang yang beriman bahwasanya AKU (kata Allah), menciptakan kalian dari bapak yang satu yaitu Adam dan dari ibu yang satu yaitu Hawa, maka tidak ada pengutamaan satu sama lain diantara kalian dalam urusan nasab atau rupa atau fisik, dan Allah menjadikan kalian bersuku-suku dan berkabilah-kabilah, maka sebagian dari kamu mengetahui atas sebagian yang lain atas keutamaan (kalian), dan kalian mengetahui nasabnya untuk menyambungkan nasab di antara kalian serta untuk saling tolong menolong di atas kebaikan dan ketakwaan. Dan dapat dipahami atas hal ini bahwasanya Allah menjadikan kalian suku-suku dan berkabilah-kabilah agar dapat saling mengenal, dan tidak untuk saling meninggalkan atau saling berbangga diri satu sama lain. Kemudian Allah menjelaskan bahwasanya manusia yang mulia dan terhormat serta tinggi derajatnya di sisi Allah mereka adalah orang-orang yang bertakwa dan diampuni. Sungguh Allah mengetahui keadaan kalian dan mengetahui orang-orang yang bertakwa di antara kalian dan yang terbaik di antara kalian.

Hmmm....Tulisan diatas bukan semata-mata goresan pena semata melainkan studi kasus yang berada di sekitar kita atau pelajaran dari orang-orang yang telah melewati perjalanan menuju kesuksesan,Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi saya maupun kamu yang sedang/telah membaca tulisan ini hingga selesai......


Salam,

Emil Rahim

02/02/2021

Referensi:

-          Al-Quran

-          https://tafsirweb.com/9783-quran-surat-al-hujurat-ayat-13.html

-          https://www.membacacepat.com/artikel/kebiasaan-baca-orang-sukses


Komentar

  1. Mantap mas, sangat mengispirasi, lanjutkan mas

    BalasHapus
  2. Mantapss kang Emil..👍🏼👍🏼 teruslah berkarya..💪🏼

    BalasHapus

Posting Komentar